Konsolidasi Golkar Kerinci, Cek Endra Beri Target Struktur Desa Rampung 2026 dan Dua Saksi per TPS pada 2027
KERINCI – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Drs. H. Cek Endra, memberikan arahan tegas kepada jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Kerinci, para Ketua Pimpinan Kecamatan (PK), serta anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Kabupaten Kerinci dalam agenda konsolidasi organisasi.
Penguatan struktur hingga tingkat desa, persiapan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS), dan penguatan peran wakil rakyat menjadi sejumlah poin penting yang ditekankan dalam pertemuan tersebut.
Cek Endra menargetkan struktur kepengurusan Partai Golkar di tingkat desa dapat dituntaskan pada akhir tahun 2026. Menurutnya, keberadaan pimpinan partai di setiap desa merupakan fondasi penting untuk memperkuat organisasi, menjaga komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan koordinasi kepartaian berjalan hingga tingkat paling bawah.
Ia meminta pengurus DPD dan para Ketua Pimpinan Kecamatan tidak sekadar membentuk kepengurusan secara administratif, tetapi memastikan struktur yang dibangun benar-benar aktif dan menjalankan fungsi organisasi.
“Struktur partai harus kita tuntaskan sampai ke tingkat desa. Saya minta pengurus DPD dan seluruh Pimpinan Kecamatan bekerja serius, berkoordinasi, dan memastikan setiap desa memiliki kepengurusan Partai Golkar yang aktif. Konsolidasi ini harus nyata, bukan hanya sebatas nama dalam susunan kepengurusan,” demikian penekanan arahan Cek Endra dalam agenda tersebut.
Selain penguatan struktur organisasi, Cek Endra menetapkan target untuk tahun 2027, yakni menyiapkan dua orang saksi di setiap TPS di Kabupaten Kerinci. Persiapan tersebut perlu dilakukan lebih awal melalui pendataan TPS, pemetaan kebutuhan personel, serta pembekalan saksi agar memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.
“Pada 2027, kita targetkan sudah ada dua saksi di setiap TPS yang ada di Kabupaten Kerinci. Persiapannya harus dimulai dari sekarang. Jangan menunggu mendekati pemilu baru bergerak. Data harus jelas, personel harus disiapkan, dan saksi harus memahami tugasnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Cek Endra juga memberikan arahan kepada anggota DPRD Kabupaten Kerinci dari Fraksi Partai Golkar agar menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat secara aktif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan bahwa anggota DPRD tidak boleh hanya menjalankan fungsi formal di gedung dewan, tetapi harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta mengawal persoalan yang menjadi kepentingan publik melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Menurutnya, kehadiran anggota Fraksi Golkar di tengah masyarakat penting untuk memastikan aspirasi warga tersampaikan dan diperjuangkan melalui mekanisme serta kewenangan DPRD.
Cek Endra juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan konstituen dan merawat basis-basis dukungan Partai Golkar di setiap daerah pemilihan. Hal itu perlu dilakukan melalui kerja nyata, pelayanan kepada masyarakat, serta tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan warga.
“Anggota DPRD dari Fraksi Golkar harus benar-benar menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Hadir di tengah masyarakat, dengarkan aspirasi mereka, dan perjuangkan sesuai tugas serta kewenangan yang dimiliki. Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan setelah memberikan kepercayaan,” menjadi penekanan dalam arahan tersebut.
Ia juga meminta para anggota Fraksi Golkar menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Basis-basis suara partai, menurut arahannya, perlu dirawat melalui komunikasi yang berkelanjutan, kerja nyata, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Dengan demikian, penguatan organisasi partai harus berjalan beriringan dengan kinerja para wakil rakyat. Struktur yang kuat di tingkat desa perlu didukung oleh anggota DPRD yang mampu menjalankan fungsi representasi secara bertanggung jawab.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kerinci, Boy Edward, menyatakan kesiapan jajaran pengurusnya untuk menindaklanjuti arahan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi tersebut.
Fokus konsolidasi diarahkan pada penyelesaian struktur pimpinan partai tingkat desa hingga akhir 2026, dilanjutkan dengan persiapan dua saksi di setiap TPS pada 2027. Di sisi lain, koordinasi dengan para Ketua Pimpinan Kecamatan dan anggota Fraksi Golkar di DPRD juga menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kerja organisasi.
Melalui konsolidasi ini, Partai Golkar Kerinci diarahkan untuk memperkuat koordinasi internal, meningkatkan aktivitas kepengurusan di tingkat desa, serta mendorong para wakil rakyat agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Target-target tersebut menjadi agenda yang perlu ditindaklanjuti secara terukur oleh seluruh jajaran partai. Realisasinya akan bergantung pada koordinasi pengurus, kesiapan personel, dan konsistensi pelaksanaan tugas di setiap tingkatan organisasi.
